Padahal sebenarnya aku tahu, dia bukan tipe orang seperti itu.
Awalnya aku biasa saja, tapi lama-lama sikapnya berbeda. Sempat terfikir dipikiranku, apakah benar ini dirinya?
Dari cara bicaranya, sikap pedulinya. Sepertinya bukan dia.
Aku semakin heran dengan tingakahnya yang benar benar berbeda dari biasanya.
Dia menanyakan aku sedang apa. Oh, sungguh momment yang sangat langka.
Dari kita kenal, jarang sekali dia menanyakan aku sedang apa. Bahkan dia sempat bilang kalau dia akan lama membalas pesan karena asik dengan dunianya.
Sungguh itu bukan dia.
Aku mulai merasa dia benar benar berbeda. Perbincangan yang biasanya hanya bertahan berapa jam saja, kini bisa lebih dari dua minggu kita saling bertukar pesan. Sungguh manis.
Tapi, bukan aku namanya jika hanya diam saja menikmati ke nyamanan ini. Aku sadar, setelah ku tanyakan ini pasti semua akan berubah.
Dan benar saja, sejak saat ku tanya apakah benar dia yang selama ini berkirim pesan kepadaku adalah dia. Dia perlahan lahan mulai kembali kedirinya yang biasanya.
Tidak banyak bicara, hanya membalas satu kata. Kemudian mengabaikan begitu saja.
Begitulah, kebaperan yang singkat yang ku rasa.
-little queen-



- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact