Senin, 14 Oktober 2013 0 komentar

Sesosok pria itu...

Entah kenapa tiba - tiba aku ingin menulis ini. Menuliskan cerita tentangmu yang bukan siapa - siapaku. Aku tak pernah tau kenapa aku ingin menuliskan cerita tentangmu.
Kamu, sesosok pria yang kini dekat denganku tiba - tiba menyusup masuk kehatiku bak seorang pencuri ulung. Entah karena apa aku tiba - tiba bisa membiarkanmu masuk. Ah, entahlah.
Aku sempat mengacuhkanmu. Mengacuhkan semua tingkah yang kau lakukan untukku. Aku tak begitu suka dengan sikapmu. Sikap yang aku anggap berlebihan, aku tak pernah suka itu. Tapi kini aku tak tau mengapa tiba - tiba aku dengan suka rela memberimu ruang yang aku sendiri tak tau alasannya.
Aku hanya mencoba membuka. Membuka semua pintu yang selama ini terkunci rapat. Tapi sepertinya tanpa aku membukanya, kamu dengan sendirinya akan mendobrak pintu itu supaya kamu dapat masuk kedalamnya.
Tuan, aku suka situasi seperti ini. Aku suka sikap kamu yang tidak terburu - buru dalam mengambil semua keputusan. Aku suka sikap kamu yang santai dan apa adanya. Aku suka seperti ini.
Tetap seperti ini tuan, supaya semuanya tetap baik - baik saja. Semua yang dilakukan dengan tak terburu - buru pasti akan indah pada waktunya.
Bersabarlah tuan, Tuhan sudah menyiapkan cerita yang harus kita perankan nantinya. Dan percayalah, Tuhan tak akan pernah memberikan cerita yang buruk untuk kita. PERCAYALAH!







-little queen-
Jumat, 04 Oktober 2013 6 komentar

Aku rindu kalian. TEMAN.

Ini tulisan tentang kalian, kalian yang selalu aku sayang. Kalian yang selalu aku ingat dalam ingatan. Yaa, ini tentang kalian TEMAN.
Aku rindu kalian, kalian yang selalu ada di setiap hariku. Kalian yang selalu ada di setiap sedih dan senangku. Yaa, kalian TEMAN.
Entah kenapa aku ingin menulis ini, menulis semua rasa yang selalu mengganjal di sini (hati). Ini bukan tulisan cinta yang sering aku tulis untuk mereka yang singgah lalu kemudian pergi tak kembali. Ini hanya sekedar tulisan dari seorang teman yang rindu akan sosok TEMANnya.
Aku tak pernah bisa mengerti kenapa semua bisa berjalan seperti ini. Kalian yang dulu selalu ada di setiap hariku, kalian yang dulu selalu ada di setiap sedih dan senangku. Kini hilang bak ditelan bumi.
Masih ingatkah kalian padaku teman?
Sungguh, aku rindu kalian. Aku rindu akan sosok kalian yang selalu memberiku semangat dan juga tawa yang sumringah. Aku rindu itu teman.
Aku rindu makan bersama kalian sambil mercerita tentang semua orang yang kita suka dan kita tak suka. Aku benar - benar rindu itu teman.
Aku rindu kalian duduk disampingku sambil mendengarkan cerita yang aku ceritakan dengan penuh semangat. Aku rindu itu.
Aku juga rindu ketika kita mulai bosan akan rutinitas kita setiap hari, lalu kita memutuskan untuk pergi bersama menghilangkan semua kebosanan yang kita alami. Ah, aku sangat merindukan itu.
Kini, kita seperti orang asing yang tak pernah saling mengenal. Kita seperti seorang musuh yang tak pernah mau mendekati lawannya. Sungguh menyedihkan.
Lupakah kalian akan semua yang sudah kita lewati setiap harinya dulu? Lupakah kalian akan semua keterpurukan dan kesenengan kita dulu? Mungkin kalian lupa, tapi aku tak akan pernah lupa. TIDAK AKAN PERNAH
Aku selalu menganggap kalian ada. Entah kalian menganggap aku ada atau tidak, akupun tak pernah peduli itu. Kalian tetap temanku, teman yang selalu menemani sedih dan senangku (dulu). Entah kalian ingat atau tidak, aku selalu ingat kalian di sini.
Kalian bukan sosok sembarangan yang bisa aku lupakan. Mungkin mudah melupakan seorang pria yang singgah lalu pergi meninggalkanku begitu saja. Tapi tidak dengan kalian, kalian sosok yang tak akan pernah bisa aku lupakan dalam ingatan.
Kalian pernah mengisi cerita kehidupanku, cerita senang dan sedih yang sudah Tuhan atur untukku. Kalian sosok yang selalu aku tunggu.

"Aku, seorang teman yang rindu akan sosok kalian. Hanya bisa berharap semoga kalian baik - baik saja dan tak akan pernah lupa akan sosokku disini :)"









-little queen-
 
;