Selasa, 30 April 2013 0 komentar

Tak berguna

HAMBA MERASA TAK BERGUNA YAA RABB.
HAMBA MERASA TAK BISA BERBUAT APA - APA.
HAMBA TAK TAU HARUS BERBUAT APA  YAA RABB.
BANTU HAMBA :'(


0 komentar

Aku pernah berjanji

Aku pernah berjanji untuk tidak mementingkan masalah hati untuk saat ini, aku pernah berjanji untuk tak memikirkan masalah hati untuk saat ini. Aku pernah berjanji pada diri sendiri soal itu.
Aku bilang tak akan pernah mau lagi terjebak dalam situasi yang selalu membuatku merasa semakin tak tenang. Aku tak mau lagi terjebak dalam keadaan yang benar - benar membuatku terpuruk.
Yaa, aku pernah merasakan itu dulu. Aku mencoba untuk mementingkan masalah hati dibandingkan masalah - masalah yang lain. Tapi semuanya hanya membuatku merasa tersiksa. Membuatku merasa tak berdaya ketika aku tak bisa menjaga hati ini dengan baik.
Semudah membuang sampah pada tong sampah, aku pun dengan mudah memberikan hati kepada orang yang tak tepat. Dengan ending yang tak pernah baik.
Kebanyakan orang bilang, disaat kita jatuh cinta kita bisa lupa segalanya. Iya, aku pernah merasakan itu juga. Melupakan semua hal hanya demi seseorang yang kita sayang.
BODOH? iyaa, aku memang bodoh saat itu. Aku memang tak tau harus bersikap seperti apa dengan perasaan yang aku rasakan saat itu. Cukup awam memang aku mengetahui lebih dalam apa itu CINTA.
Kini aku tau, perasaan cinta dan sayang yang berlebihan hanya akan membuat kita menjadi semakin tak karuan. Akan membuat kita menjadi lupa akan segalanya.
Tuhan, kini aku tak ingin merasakan cinta yang salah. Aku sudah terlalu sering merasakan cinta yang salah, dan kini aku tak ingin masuk lagi pada situasi seperti dulu.
Tuhan, jika aku terlalu berlebihan dengan perasan yang kini aku rasakan. Maka tegurlah aku, beri aku petunjuk apa yang harus aku lakukan saat ini.
Aku tak ingin menghindarinya, tapi akau juga tak ingin terjebak terlalu dalam ke dalam situasi ini.
Tuhan, aku tau KAU akan selalu membantuku untuk bisa menyelesaikan masalah ini. Aku percaya itu!






-little queen-
Senin, 29 April 2013 0 komentar

FRIENDZONE

Friendzone!!
Apa sih friendzone itu? menurut kebanyakan orang friendzone itu bisa diartikan dengan sebuah hubungan dengan seseorang dengan sangat dekat. Saking deketnya sama orang itu, kita udah ngerasa kayak pacar sendiri. Tapi, salah satu pihak cuma anggep hubungan ini sebagai pertemanan biasa.
Jleb banget gak tuh? Iya lah jleb banget. Pas kita udah seneng - senengnya sama orang. Tiap hari bareng dia, tiap hari dengerin curhat dia, tiap hari seneng - seneng bareng dia, tapi ternyata kita cuma dianggep temen. Padahal kita udah berharap banget kalo dia bakal sayang balik sama kita.
Duuuh, pengen gak sih kayak gitu? Ya enggak lah yaaa..
Siapa sih yang mau di friendzone-in? Gak ada kali. 
Tapi, kita juga gak bisa nyalahin salah satu pihak aja. Ya kalo kitanya sayang, kitanya suka. Tapi kalo dia nya gak suka mau gimana lagi? Maksain ke orang itu biar sayang balik sama kita? Gak bisa lah, sayang itu kan gak bisa dipaksain.
Tapi, dia nya juga gak perlu lah ngasih perhatian lebih ke kita kalo dianya gak punya rasa apa - apa sama kita. Eh, tapi gak bisa nyalahin juga sih yaa? -.- nah lho ribet kan?
Kebanyakan sih cewek yang sering ngerasain ini. Di-PHP-in, friendzone ini mirip banget sih sama PHP (pemberi harapan palsu). Dikasih perhatian tiap hari, tapi cuma dianggep temen.
Trus kita mesti gimana dong kalo lagi ada di situasi kayak gini?
Emmm, gimana yaa? gue sendiri malah bingung gini. Ngerasain juga sih -.- *curhat dikit.
Menurut gue sih ya, mending gak usah pake hati deh kalo temenan udah deket banget. Nanti ujungnya malah sakit sendiri, apalagi kalo temen kita itu udah punya pacar. Tuh catet, UDAH PUNYA PACAR! mending buang jauh - jauh deh perasaan sayang ke dia. Sayang sih boleh, tapi jangan kelewat sayang. Takut nyesek sendiri :'D
Yang lagi kejebak FRIENDZONE sabar yaa. :') *pukpuk





-little queen-
Senin, 22 April 2013 0 komentar

Ketika harus melepaskan yang seharusnya dilepaskan

Apa sih yang akan kalian lakuin ketika kalian dihadapkan pada satu keadaan dimana kita gak bisa lagi maju untuk meraih sesuatu. Diam ditempat, atau pergi meninggalkan?
Mungkin ada diantara kalian yang memilih untuk diam ditempat tanpa harus melakukan apa - apa karena menurut kalian gak akan pernah ada gunanya lagi untuk diteruskan.
Mungkin ada juga yang memilih untuk mundur atau pergi meninggalkan sesuatu yang nantinya benar - benar tak bisa dimiliki.
Yupp, mungkin pilihan kedua yang bakal aku ambil saat ini. Memilih untuk mundur secara perlahan tanpa harus menoleh lagi kebelakang.
Mungkin dulu aku terlalu terobsesi untuk meraih apa yang menurut aku pantas untuk aku perjuangkan. Bukan berarti saat ini tidak pantas untuk aku perjuangkan. Namun, mungkin saat ini aku harus mulai menyadari bahwa sesuatu yang selama ini aku perjuangkan tak pernah mendapatkan hasil apa - apa.
Menoleh ke arah ku pun tidak, apalagi mencoba untuk mengerti tentang semua perjuangan yang dulu pernah aku lakukan.
Pernah sekali - kali aku merenung sambil berfikir. "Jadi, selama ini aku dapat apa?". Kalimat itu mungkin sering terngiang - ngiang dikepala saat aku merenungkan hal ini. Dan pada saat itu pun aku seperti menjawab, "Iya ya, selama ini aku dapat apa?".
Harusnya aku tak pernah memikirkan hal itu, karena sebenarnya memang aku tak pernah mendapatkan apa - apa.
Munafik kalo aku gak menginginkan balasan yang setimpal dengan apa yang selama ini aku perjuangkan. Tapi aku sadar, aku gak akan pernah bisa dapetin itu.
Terlalu memaksakan untuk bisa memiliki, terlalu memaksakan untuk bisa diterima lagi. Tapi semuanya sia - sia. Semuanya hanya berujung dengan kesakitan yang terus menerus aku rasakan.
Yaaa, ini lah CINTA. Mungkin untuk saat ini aku mundur untuk tak memperjuangkan CINTA ku, karena sepertinya CINTAku juga tak diperjuangkan olehnya.



-little queen-
 
;