Disaat mata ini terpejam, ada rasa sesak yang menghujam.
Aku mencoba untuk memejamkan mata, tapi pikiran ini tak bisa terpejam.
Aku memikirkan kisah kita, kisah yang entah apa namanya.
Kamu tau? aku selalu memikirkan ini.
Memikirkan tentang kita yang entah disebut apa.
Kita menjalin sebuah kisah cinta, tapi tak merasakan CINTA.
Kita menjalin sebuah kisah bahagia, tapi tak merasakan BAHAGIA.
Semua terasa hambar, tak ada rasanya.
Semua terlihat hanya seperti sebuah drama.
Berpura - pura memerankan sebuah peran yang sebenarnya bukan diri kita.
Kita berjalan berdua, tapi kita sendiri - sendiri.
Apa CINTA seperti ini?
Apa SAYANG sepeti ini?
Apakan dua insan yang ingin menjalin sebuah kisah yang indah seperti ini?
ENTAHLAH....
Aku pun tak mengerti kisah ini akan disebut apa.
-little queen-
Aku lupa kapan terakhir kita berbincang lewat telfon.
Aku lupa kapan terakhir kita ngobrol berdua dan saling bertatapan muka.
Aku lupa kapan terakhir kita makan bersama ketika kita bertemu.
Aku lupa kapan terakhir aku lihat kamu senyum di depan aku.
Aku lupa kapan terakhir aku lihat kamu ngambek di depan aku.
Aku lupa kapan terakhir kamu bilang sayang ke aku.
Aku lupa kapan terakhir kamu bilang kangen ke aku.
Aku lupa kapan terakhir kamu pengen banget ketemu aku.
Aku lupa kapan terakhir kamu genggam tanganku.
Aku lupa kapan terakhir kamu peluk erat tubuhku.
Aku lupa kapan terakhir kamu cium keningku.
Aku lupa kapan terakhir kamu datang ke tempat ini menemuiku.
Aku lupa, dan benar - benar lupa.
Separah itu kah kita sampai aku lupa semuanya?
Apa tak ada jalan keluar supaya aku bisa mengingatnya kembali?
Apa tak ada jalan keluar supaya kita bisa menikmati moment - moment itu lagi?
Apa sudah tak ada jalan keluarnya?
Kita jauh, dan ini akan terasa lebih jauh ketika kita saling mengabaikan.
Pengaibaian itu tak akan membuat keadaan semakin baik. Justru akan membuat semakin rumit.
Ketika kita sama - sama diam, tak akan ada yang berubah.
Ketika kita sama - sama mengacuhkan, tak akan ada yang bisa terjadi.
Semuanya hanya akan berakhir sia - sia.
-little queen-
Aku lupa kapan terakhir kita ngobrol berdua dan saling bertatapan muka.
Aku lupa kapan terakhir kita makan bersama ketika kita bertemu.
Aku lupa kapan terakhir aku lihat kamu senyum di depan aku.
Aku lupa kapan terakhir aku lihat kamu ngambek di depan aku.
Aku lupa kapan terakhir kamu bilang sayang ke aku.
Aku lupa kapan terakhir kamu bilang kangen ke aku.
Aku lupa kapan terakhir kamu pengen banget ketemu aku.
Aku lupa kapan terakhir kamu genggam tanganku.
Aku lupa kapan terakhir kamu peluk erat tubuhku.
Aku lupa kapan terakhir kamu cium keningku.
Aku lupa kapan terakhir kamu datang ke tempat ini menemuiku.
Aku lupa, dan benar - benar lupa.
Separah itu kah kita sampai aku lupa semuanya?
Apa tak ada jalan keluar supaya aku bisa mengingatnya kembali?
Apa tak ada jalan keluar supaya kita bisa menikmati moment - moment itu lagi?
Apa sudah tak ada jalan keluarnya?
Kita jauh, dan ini akan terasa lebih jauh ketika kita saling mengabaikan.
Pengaibaian itu tak akan membuat keadaan semakin baik. Justru akan membuat semakin rumit.
Ketika kita sama - sama diam, tak akan ada yang berubah.
Ketika kita sama - sama mengacuhkan, tak akan ada yang bisa terjadi.
Semuanya hanya akan berakhir sia - sia.
-little queen-
Langganan:
Postingan (Atom)



- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact