Apa yang seharusnya pergi, pasti akan pergi juga. Bagaimanapun kita menggenggamnya, pasti akan pergi dan lepas juga.
Aku pernah merasakan ini, kehilangan lalu mencari. Kemudian bersama lagi.
Yaa, aku pernah merasakan itu. Beberapa bulan yang lalu. Aku bertemu denganmu, sosok yang aku anggap memang diciptakan untukku. Tapi ternyata tidak.
Kamu sempat pergi, kemudian aku mencari. Iyaa, hanya aku yang mencarimu. Kamu? Tak pernah. Aku pernah bilang pada diriku sendiri, "jika memang dia milikku, pasti akan kembali." Dan benar, kamu kembali.
Aku menganggap kamu benar untukku, benar diciptakan untuk mendampingiku. Entah mengapa aku selalu merasa tak pernah puas akan cerita tentangmu. Aku selalu mecoba mencari tau, mencari tau semua yang ada pada dirimu.
Benar, Tuhan menunjukkan itu semua. Aku tau tentang dirimu tuan, tentang kamu yang selama ini tak pernah aku tau. Aku kecewa, sangat kecewa. Tapi aku tau, Tuhan pasti kasih liat aku seperti ini karena DIA sayang aku. DIA sangat sayang aku.
Aku dikasih liat tentang semua yang ada di dirimu. Dan aku mulai sadar, kamu tak baik untukku. Tak cukup sekali, tapi berkali kali Tuhan kasih liat ini ke aku.
Aku selalu menutup mata dan menutup telinga. Aku seolah - olah buta dan tuli akan semua yang Tuhan kasih liat ke aku. Tapi sekarang aku tak ingin buta dan tuli lagi. Aku mulai sadar ini memang tak baik untukku. Tak baik jika memang diteruskan.
Tuan, berubahlah. Ini demi kebaikanmu. Tuhan selalu menyayangimu, Tuhan mungkin belum memberimu peringatan. Tapi suatu saat Tuhan pasti kasih peringatan supaya kamu lebih menghargai apa yang telah Tuhan kasih buat kamu.
Aku tak pernah peduli dengan semua perkataanmu tentangku. Aku tak pernah peduli tentang semua pemikiranmu tentang aku. Aku tak pernah peduli itu tuan. Aku cukup mendo'akan untuk kebaikanmu, semoga kamu benar - benar bisa menghargai seseorang dan juga menghargai semua yang sudah Tuhan kasih buat kamu :)
"Semua yang bukan untuk kita dan yang tak baik untuk kita, pasti akan pergi dan dikasih liat sama Tuhan."
-little queen-
Aku perlahan lahan mulai sadar. Mulai sadar tentang apa yang kita jalani selama ini. Entah ini hanya perasaan burukku saja atau memang ini benar adanya.
Kita menjalin sebuah hubungan. Hubungan yang kita harap bisa menjadi indah nantinya.
Iyaa, kisah ini indah di awal. Dan semakin tak karuan setiap perjalanannya.
Kita, sepasang kekasih yang saling mencintai. Mencoba menyatukan dua hati yang berbeda. Ahhh.. Sepertinya aku salah, bukan saling. Tapi hanya salah satu yang mencoba berjuang. Berjuang untuk menyatukan hati yang berbeda ini.
Kamu, sikap dingin yang kamu berikan setiap hari membuatku merasa tak pernah ada. Kamu, sikap acuhmu yang kamu berikan setiap hari membuatku merasa tak pernah dianggap. Apakah dua orang yang sedang menjalin sebuah hubungan percintaan seperti ini adanya? Tidak.
Aku selalu berfikir, seperti inikah menjalin hubungan denganmu? Yang tak pernah mau menyapa ataupun mengingatkanku makan?
Bukan, aku bukan menginginkan cara berpacaran seperti para ABG yang setiap detik harus terus memberi kabar. Aku hanya ingin kamu menganggap aku ada, dan mengingat keberadaanku. Hanya itu. Bukankah itu permintaan yang sangat mudah tuan?
Aku tak pernah memintamu untuk selalu berada disampingku 24 jam. Aku tak pernah memintamu untuk selalu mengirimkan pesan untukku. Tak pernah. Aku hanya memintamu untuk selalu ingat aku. HANYA ITU!
-little queen-
Kita menjalin sebuah hubungan. Hubungan yang kita harap bisa menjadi indah nantinya.
Iyaa, kisah ini indah di awal. Dan semakin tak karuan setiap perjalanannya.
Kita, sepasang kekasih yang saling mencintai. Mencoba menyatukan dua hati yang berbeda. Ahhh.. Sepertinya aku salah, bukan saling. Tapi hanya salah satu yang mencoba berjuang. Berjuang untuk menyatukan hati yang berbeda ini.
Kamu, sikap dingin yang kamu berikan setiap hari membuatku merasa tak pernah ada. Kamu, sikap acuhmu yang kamu berikan setiap hari membuatku merasa tak pernah dianggap. Apakah dua orang yang sedang menjalin sebuah hubungan percintaan seperti ini adanya? Tidak.
Ini kisah bukan hanya tentang kamu ataupun tentang aku saja. Ini kisah tentang kita. Tentang aku dan kamu.
Kamu tau? setiap aku membuka mata, kamu orang yang selalu aku ingat. Tapi kamu? Ah, sepertinya kamu tak pernah mengingatku disaat kamu membuka mata ketika kau terbangun dari tidurmu. Menyapaku saja tidak, apalagi mengucapkan selamat pagi untukku. Itu hal yang sangat mustahil untuk kau lakukan. Aku selalu berfikir, seperti inikah menjalin hubungan denganmu? Yang tak pernah mau menyapa ataupun mengingatkanku makan?
Bukan, aku bukan menginginkan cara berpacaran seperti para ABG yang setiap detik harus terus memberi kabar. Aku hanya ingin kamu menganggap aku ada, dan mengingat keberadaanku. Hanya itu. Bukankah itu permintaan yang sangat mudah tuan?
Aku tak pernah memintamu untuk selalu berada disampingku 24 jam. Aku tak pernah memintamu untuk selalu mengirimkan pesan untukku. Tak pernah. Aku hanya memintamu untuk selalu ingat aku. HANYA ITU!
-little queen-
Langganan:
Postingan (Atom)



- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact